Seputar Sepi, Langit, dan Laut

 

Seputar Sepi, Langit dan Laut

 

Ada suatu impianku di mana ingin sekali berteman dengan sepi. Hanya disandingi langit, laut, dan segala ciptaan Tuhan yang mendukungku untuk bermain dengan sepi. Hati hanya diisi oleh ajaran seorang lelaki bulan Mei lalu, air mata akan aku teteskan dalam Nafi Isbat yang selalu kurindukan kehadirannya. Semua orang yang Tuhan izinkan untuk menemuiku pada babak di mana aku belum bisa merangkak hingga babak remaja akan kuceritakan pada langit dan laut. Akan kupersembahkan segala cerita untuk laut. Cerita kepedihanku di awal tahun yang masih membekas sampai saat ini, bercerita isi pikiranku yang dahulunya berpikir "kalau aku berhenti bernapas, dunia bagaimana? Akan adakah yang peduli?", hingga penyelesaian atas semua kepedihan, lebam, dan sayatan yang kurasakan akan selalu kuingat. Langit akan menjadi saksi atas cerita yang kuceritakan pada laut. Langit dan laut memang tak dapat bersatu, tetapi bukankah mereka ada untuk saling membantu memberi warna pada dunia yang perlahan mulai kejam ini?

 

21 September 2022

Komentar

Postingan Populer